Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

03 Desember 2008

SNEX BANYUMANIK GAET 3 GELAR

Cyber News : Fuihh... akhirnya selesai juga lomba ini, satu setengah bulan pasukan rewo-rewo alias SNEXER mempercantik posko/markas/sekretariat masing-masing. Peluh dan rasa lelah seakan hilang berganti sukacita menghias dan menata aneka pernik-pernik PSIS dan SNEX di sudut dan ruang. "Jika dikerjakan dengan hati senang, rasa lelah itu hilang, mas", ujar Adiet pentolan PP SNEX. Yach.. malam itu tanggal 3 Desember 2008, SNEX Kecamatan Banyumanik, menyabet 3 gelar. Masing-masing Korwil (Kecamatan) Banyumanik, Korkel (Kelurahan) Ngesrep, Korkel Pedalangan.


SNEXER Banyumanik ini sekumpulan anak muda kreatif dan dinamis serta menjadi motivator penuh di Stadion Jatidiri. Setelah adanya Lomba Adu Kreasi Suporter Bola Semarang, mereka kembali kehabitatnya masing-masing yakni korkel (koordinator kelurahan). Mereka membentuk tim serta menyusun dan merangkai ide-ide kreatif untuk dilombakan pada ajang yang disponsori oleh Dji Sam Soe, Jawa Pos Group dan PT Lintas. Alhamdulillah semuanya mendapat nomor.

Pemenang Adu Kreasi Suporter Bola Semarang

Kategori SNEX
  • Juara I SNEX Korwil Banyumanik
  • Juara II SNEX Bangsat Mania Sukolilo
  • Juara III SNEX Jagalan
  • Harapan I SNEX CYBER Hooligan Ngesrep (Banyumanik)
  • Harapan II SNEX Sperma Pedalangan (Banyumanik)
  • Harapan III SNEX Semeru Raya

Kategori lainnya,


Kategori PANSER BIRU
  • Juara I PANSER Sejati Karangrejo
  • Juara II PANSER Bhineka Tunggal Ika
  • Juara III PANSER Semut Cakeb
  • Harapan I PANSER Buldozer
  • Harapan II PANSER Sobec's
  • Harapan III PANSER Gapendos

Kategori Penghargaan Khusus
SNEXWOMAN Tembalang

02 Desember 2008

Pengumuman Lomba Adu Kreatifitas Malam ini

Cyber News : Hari ini adalah puncak dari pesta Suporter dalam mengikuti ajang adu kreatifitas Suporter Bola Semarang yang di backup penuh oleh Dji Sam Soe, Jawa Pos Grup, dan PT Lintas. Terlepas dari pro dan kontra, animo kedua suporter Semarang cukup bagus. Ini berarti kecintaan dan kerelaan berkarya dengan sepenuh jiwa bagi suporter militan PSIS sudah tidak diragukan lagi. Kecintaan itu tidak semata-mata dituangkan di stadion, melihat, mendengar dan merasakanpun adalah bagian dari kecintaan dan kepedulian kepada PSIS Semarang.

Sepertinya acara pengumuman Pemenang malam ini pukul 19.00 WIB di Ruang Seminar Lantai I Gedung Balai Kota Semarang, di jalan Pemuda berlangsung meriah. Panitia sudah menyiapkan segala sesuatu untuk memuaskan kedua belah suporter Semarang yang hadir pada malam ini, Solo Organpun tak ketinggalan untuk menambah kemeriahan pesta tersebut. Selain itu turut hadir juga Ketua Umum PSIS, Pengurus PSIS, Manajemen PT Lintas dan PT HM Sampoerna.

Beberapa Kreatifitas Terbaik :

(1) Korkel "Hooligan" Ngesrep :
















Menampilkan Manajemen dan Administrasi yang tertata rapi, mading dengan tempelan koran tahun 2005-2008, buku rapat dan absensi, AD/ART Snex terbaru serta sebuah laptop untuk mengakses informasi didunia maya. (kerjasama dengan semarang extreme cyber community - SECC)


(2). Korkel Tandang "Militan PSIS" Tembalang :



















Menampilkan kepeduliaan sosial yang tinggi terhadap masyarakat sekitarnya, serta kekompakan team yang diutamakan. Selain itu foto-foto futsal dan kegiatan lainnya di gambarkan melalui MMT besar di markas tersebut. (kerjasama dengan Semarang Extreme Futsal Community - SEFC)


(3) Korwil "Rewo-Ower" Banyumanik :























Menampilkan gaya distro, dengan aneka syal dan baju suporter yang ditempel di dinding dan langit-langit, serta sapuan grafiti yang ciamik.

Gambar lainnya :




PSIS Membutuhkan Pemain Idola

Cyber News : PSIS saat ini membutuhkan sosok pemain yang mampu menjadi idola. Pemain yang bersangkutan, tidak sekedar memiliki skill individu mumpuni, namun juga mampu menjadi sosok panutan baik di dalam maupun luar lapangan. Kehadiran pemain berkarakter seperti itu sangat penting jika dikaitkan dengan keinginan ”Mahesa Jenar” menjadi tim kebanggaan publik. Hal tersebut disampaikan Amir Machmud NS, wartawan senior Suara Merdeka dalam kapasitasnya sebagai pengamat sepak bola pada acara ”PSIS On Air” di TVKU kemarin. ”Untuk menjual PSIS, perlu pemain idola,” ungkap Amir.

Acara yang dikemas berbentuk talk show interaktif tersebut menghadirkan dua pembicara lain, yaitu General Manager (GM) PSIS Anis Nugroho Widharto dan Sekum Pengda PSSI Jateng Johar Lin Eng serta dimoderatori Hesty Imaniar. Lebih lanjut Amir mengatakan, keprofesionalan sebuah tim pada masa lalu adalah semu mengingat pendanaannya masih sangat tergantung APBD.

Dalam kesempatan tersebut, dia memberi apresiasi positif terhadap ikhtiar manajemen untuk menjadikan PSIS sebagai tim yang profesional, dan mandiri dalam pembiayaan. Upaya ini sudah sepatutnya mendapat dukungan. Karena itu, diperlukan sebuah sinergi positif di antara ketiga pilar, yaitu manajemen, kelompok suporter dan media. ”Musim ini merupakan saat yang tepat bagi PSIS untuk bertransformasi menjadi klub profesional,” kata Amir.

Pada tayangan perdana yang mengusung tema ”Wajah Baru PSIS” kemarin, sebanyak tujuh penelepon turut memberikan komentar. Sebagian besar menyatakan dukungannya terhadap upaya manajamen untuk menjadikan PSIS sebagai sebuah tim yang profesional. Dalam acara yang didukung oleh PT Lintas Reka Ciptra, Telkomsel, Bank Bukopin serta Suara Merdeka tersebut, Anis Nugroho Widharto mengatakan, musim ini pihaknya menetapkan dua target, secara teknik maupun manajerial.


Secara teknik, PSIS diharapkan mampu bertahan di Djarum Indonesia Super League (ISL) mengingat investasi yang dikeluarkan selama ini cukup tinggi.
”Secara manajerial, kami mencoba meletakkan pondasi yang kokoh menuju pada pengelolaan secara profesional di masa mendatang,” katanya.

Johar Lin Eng juga mendukung PSIS menjadi klub profesional. Namun, manajemen diharapkan tidak melupakan pemain-pemain daerah yang bisa menjadi aset. Itu perlu kejelian dari tim pelatih. ”Bagaimana pun juga pemain daerah perlu diperhatikan. Nilai kontrak mereka lebih murah dibanding pemain asing,” tandasnya [SM]

01 Desember 2008

SKUAD PSIS KRITIS ... !!

Cyber News : Setelah resmi mendepak delapan pemainnya sekaligus, saat ini materi skuad PSIS benar-benar kritis. Tersisa 17 pemain plus 4 pemain magang, sangat riskan bagi PSIS untuk menapak putaran kedua Djarum Indonesia Super League (ISL) 2008/2009 yang akan berlangsung mulai awal Januari 2009. Praktis, manajemen saat ini dipusingkan dengan perburuan pemain yang harus dilakukan segera.

Selain waktu yang mepet, anggaran untuk membeli pemain baru ini juga tidak banyak. Manager Teknik PSIS Agung Nugroho mengatakan, setidaknya pertengahan Desember manajemen sudah harus mendapatkan pemain yang diburu. Untuk komposisi, perhitungan Agung idealnya PSIS sekarang butuh 4 pemain asing dan 2 pemain lokal untuk menutupi lobang yang ditinggalkan pemain yang dicoret.

Untuk pemain asing, posisi yang masih kosong adalah stoper/bek tengah, gelandang tengah, serta striker. Sedangkan pemain lokal mengisi pos gelandang sayap kiri dan striker.

Agung optimis perburuan pemain ini akan selesai dalam 2 pekan, Agung bahkan mengatakan, sebenarnya saat inipun PSIS sudah melakukan pembicaraan dengan pemain-pemain yang diincar tersebut. Namun sebelum ada tanda tangan kontrak, manajemen tidak bersedia mengumumkan nama pemain incaran tersebut.


Gambaran untuk stopper asing, BN sudah menemukan pemain yang dianggap tepat dan saat ini dalam proses nego, sedangkan gelandang tengah Abdel Azis yng proses negosiasinya sudah mencapai 85%. "Sedangkan untuk posisi striker, satu asing dan satu lokal incaran sudah kita ajak bicara, dalam sepekan kita usahakan deal", papar Agung tanpa mau menyebut namanya.

Sementara, meski jumlah pemain belum komplet, tidak mengganggu persiapan tim. Sejak kemarin, para pemain sudah mulai latihan fisik. Dimulai dengan latihan fitnes di Unnes selama sepekan, dan dilanjutkan latihan fisik di Bandungan secara intensif mulai 9 Desember nanti.