PSIS unggul terlebih dahulu melalui melalui heading cantik dari pemain asal Kamerun Nnengue Bienveno, pada menit ke-15 pertandingan babak pertama berlangsung.
Secara statistik tim Sriwijaya FC lebih mampu menguasai jalannya pertandingan, dengan lebih banyak shooting ke pertahanan PSIS, namun peluang yang ada itu tidak bisa dimanfaatkan maksimal oleh Budi Sudarsono dan kawan-kawan.
Dalam pertandingan yang disaksikan ribuan penonton tersebut, nampak kedua kesebelasan sama-sama ngotot menyerang. Namun hingga turun minum kedudukan 1-0 untuk keunggulan PSIS tak berubah.
Pada babak kedua, Sriwijaya FC mengambil inisiatif menyerang dan mengatur strategi dengan meningkatkan tempo permainan, sehingga baru tujuh menit pertandingan berlangsung, tepatnya menit ke 52 SFC mampu menyamakan kedudukan, setelah Zah Rahan melesakkan bola ke gawang PSIS. Kedudukan menjadi sama kuat 1-1. Gol ini sebenarnya berbau offside, namun wasit tetap mensahkannya.
Sriwijaya mampu membalikkan keadaan
Sriwijaya FC mampu membalikkan keadaan pada menit ke-60, lagi-lagi wasit beraksi dengan memberikan tendangan pinalti buat SFC, algojo Obiora sukses mengeksekusi tendangan penalti tersebut, yang akhirnya SFC berbalik unggul 2-1. Namun Laskar Wong Kito gagal mempertahankan keunggulannya setelah 3 menit kemudian PSIS mampu kembali menjebol gawang SFC lewat gol yang dicetak oleh Kapten Basile Onambele dan merubah kedudukan akhir menjadi sama kuat 2-2.


11.28
SNEX CYBER COMMUNITY



