Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

04 Februari 2009

PSIS Semarang Tahan Imbang Sriwijaya FC (2-2)

Cyber News : PSIS Semarang mampu menahan tim Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang tadi malam. Hasil imbang 2-2, patut disyukuri karena lawan yang dihadapi merupakan tim kuat, dan kandidat juara ISL 2008/2009. Hanya semangatlah dan nyali yang bisa menahan tim ini, dan PSIS membuktikannya ! Kalah materi bukan kalah segala-galanya, dengan kecerdikan dan pantang menyerah sampai akhir kunci sukses tim kebanggaan Jawa Tengah, tim mantan juara Perserikatan dan Ligina, PSIS Semarang.

PSIS unggul terlebih dahulu melalui melalui heading cantik dari pemain asal Kamerun Nnengue Bienveno, pada menit ke-15 pertandingan babak pertama berlangsung.

Secara statistik tim Sriwijaya FC lebih mampu menguasai jalannya pertandingan, dengan lebih banyak shooting ke pertahanan PSIS, namun peluang yang ada itu tidak bisa dimanfaatkan maksimal oleh Budi Sudarsono dan kawan-kawan.

Dalam pertandingan yang disaksikan ribuan penonton tersebut, nampak kedua kesebelasan sama-sama ngotot menyerang. Namun hingga turun minum kedudukan 1-0 untuk keunggulan PSIS tak berubah.

Pada babak kedua, Sriwijaya FC mengambil inisiatif menyerang dan mengatur strategi dengan meningkatkan tempo permainan, sehingga baru tujuh menit pertandingan berlangsung, tepatnya menit ke 52 SFC mampu menyamakan kedudukan, setelah Zah Rahan melesakkan bola ke gawang PSIS. Kedudukan menjadi sama kuat 1-1. Gol ini sebenarnya berbau offside, namun wasit tetap mensahkannya.

Sriwijaya mampu membalikkan keadaan

Sriwijaya FC mampu membalikkan keadaan pada menit ke-60, lagi-lagi wasit beraksi dengan memberikan tendangan pinalti buat SFC, algojo Obiora sukses mengeksekusi tendangan penalti tersebut, yang akhirnya SFC berbalik unggul 2-1. Namun Laskar Wong Kito gagal mempertahankan keunggulannya setelah 3 menit kemudian PSIS mampu kembali menjebol gawang SFC lewat gol yang dicetak oleh Kapten Basile Onambele dan merubah kedudukan akhir menjadi sama kuat 2-2.

03 Februari 2009

PSIS : Tidak Ada Kata Mustahil, Untuk Meraih Angka

Cyber News : Nanti malam di Stadion Gelora Sriwijaya, Jaka Baring,PSIS akan menghadpi ujian berat kala bertandang ke Palembang, dengan materi pemain yang secara kualitas kalah kelas dengan Sriwijaya FC. Tekad PSIS untuk merebut point dgn cara meminimalkan terjadinya kesala- han di lapangan terutama di lini belakang, mampu memanfaat- kan peluang, tenang dan bikin gol.

Yah, di pihak SFC sendiripun, memiliki motivasi khusus yakni memperpanjang daftar tidak terkalahkan di enam laga terakhir.Namun diingat keunggulan utama SFC adalah perbedaan materi pemain. Hanya, secara head to head dari tujuh kali pertemuan kedua tim, prestasi SFC masih kalah.Dari tujuh pertemuan, SFC baru sekali mengecap kemenangan,sedangkan PSIS sudah dua kali menang dan sisanya berakhir imbang, selain itu hasrat untuk menghindari zone degradasi sangat tinggi.

Menurut Pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah berjanji akan mempersulit permainan SFC,apalagi sampai mereka dikalahkan tuan rumah. ’’PSIS sekarang bukanlah PSIS seperti yang dulu. Secara materi memang kami kalah jauh, tapi sekali lagi ini permainan tim, kami coba mempersulit atau membikin sulit SFC hari ini” ucap Bambang.

Itulah salah satu motivasi skuad PSIS untuk menghadapi SFC, "Bintang hanya ada dilangit, yang ada dilapangan hanya semangat dan nyali", ungkap Karto salah satu Fans berat PSIS. Laga nanti malampun PSIS tidak berjuang sendiri, belasan suporter Semarang Extreme, langsung datang dari Semarang untuk mensupport total setiap perjuangan PSIS dari menit ke menit sampai peluit akhir.

Tour De Sriwijaya, 2 tahun yang lalu

Kemanapun bola itu lari, disitu mata kita memandang, kemanapun PSIS itu pergi disitulah kami datang.

02 Februari 2009

Cuma Sriwijaya FC, bukan BARCELONA FC

Kalau lawan Barcelona dengan Lionel Messi nya, pasti PSIS kalah. Tapi kalau cuma lawan Sriwijaya dengan Ngon A Djam atau Budi Sudarsono, gak perlu ciut nyali coy. Kita selevel. Jadi meraih 1 poin atau 3 poin bukanlah mimpi. Meski kemungkinan kalah juga ada. So, keep spirit! Bravo PSIS. Partai PSIS vs Sriwijaya digelar Rabu malam jam 19.00, tgl 4 Pebruari 2009 Gak ada siaran langsung di TV.


Sumber : Facebook

Tak perlu silau dari Sriwijaya

Soccer Extreme : PSIS (Semarang) diharapkan tidak perlu silau dengan nama besar tuan rumah Sriwijaya FC (Palembang) ketika bertemu pada lanjutan putaran kedua ISL di Stadion Utama Jakabaring, Palembang, Rabu (4/2) besok.

Secara materi tuan rumah Sriwijaya FC memang di atas segalanya dengan armada Mahesa Jenar. Materi pemain tim berjuluk ‘Laskar Wong Kito’ lebih berkelas dengan taburan pemain-pemain bintang. Nama-nama pemain handal yang masih dipertahankan seperti Keith Jerome Gumbs, Zah Rahan dan Ngom Ajam tidak perlu lagi ditanyakan performanya.

Sriwijaya FC

’’Kami berharap anak-anak tidak usah silau dengan Sriwijaya FC. Terpenting anak-anak bermain sebaik mungkin dan maksimal,’’ kata Manajer Teknik PSIS Setyo Agung Nugroho, Minggu (1/2).

Memang, katanya, melawan tim peraih double winner ini memang tidak seimbang bagi armada Mahesa Jenar. Namun demikian, kata Agung, hal itu tidak perlu dipikirkan. Seri ataupun kalah baginya urusan belakang, sebab sepakbola banyak menyimpan misteri.

’’Terpenting anak-anak main lepas saja dan dinikmati. Dengan bermain baik sejak awal, Insya Allah hasilnya akan lain. Kalah atau seri tidak perlu dipikirkan, itu urusan nanti,’’ tambah Agung.

Ada peningkatan

Sementara itu mengenai hasil seri ketika PSIS dijamu PSMS (Medan) Sabtu kemarin, Agung mengatakan sejauh ini ada peningkatan permainan yang dihasilkan armada Mahesa Jenar. Meski masih ada kekurangan di beberapa sektor, namun dia yakin akan dapat diperbaiki saat melawan Sriwijaya nanti.

’’Sisi permainan anak-anak ada peningkatan daripada lawan Persita (Tangerang) beberapa waktu lalu. Masalah yang masih ada di tim tetap yaitu problem penyelesaian akhir. Ini berkali-kali yang terjadi,’’ urai pengusaha muda ini.

Seperti diketahui ketika melawan tuan rumah PSMS yang berkesudahan 2-2, peluang yang didapatkan Onambele cs sebenarnya cukup lumayan. Namun lemahnya penyelesaian akhir membuat tim tanpa APBD itu tidak dapat memaksimalkan peluang menjadi gol.

Tidak hanya sektor depan yang disorot oleh Agung, dia menilai, lini belakang PSIS juga masih perlu lebih solid lagi. Apalagi dua gol yang terjadi berasal dari bola-bola cross. ’’Lini belakang perlu ditingkatkan lagi. Anak-anak masih kurang solid. Terbukti dua gol kemarin berasal dari bola-bola cross,’’ tambahnya.

Sementara mengenai kondisi Heri Susilo yang sempat dibawa ke rumah sakit terkait cedera yang dialami, Agung mengatakan, tidak ada masalah untuk pemain berpos belakang ini. Bek andalan PSIS itu dipastikan akan dapat turun lagi ketika bertemu dengan Sriwijaya FC.

’’Heri tidak ada masalah. Kondisinya membaik dan siap diturunkan untuk pertandingan besok,’’ jelas Agung.

Armada Mahesa Jenar akan bertolak Palembang melalui Jakarta, Senin (2/2). Usai laga melawan PSMS, semua ofisial dan 20 pemain beristirahat di Cibubur, Minggu. (Wawasan)