Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

22 November 2010

Suporter Tanpa Yel-yel Rasis Dapat Hadiah

Snexcyber : Panpel PSIS melakukan trobosan untuk menekan merebaknya yel-yel bernuansa rasis atau kata-kata tak sopan yang kerap dikumandangkan oleh suporter. Upaya tersebut dengan menjanjikan hadiah berupa handphone bagi kelompok suporter yang berprilaku sopan selama pertandingan kandang.
Ketua panpel PSIS Teguh Widodo mengatakan, setiap kali laga kandang pihaknya menyiapkan satu buah handphone yang akan diserahkan usai pertandingan. Upaya tersebut akan mulai diterapkan saat PSIS menjamu PSIM di Sation Jatidiri, Rabu (24/11). "Kami menyiapkan tim penilai yang akan memantau aktivitas dari masing-masing kelompok suporter," kata Teguh kepada wartawan, Senin (22/11).

Sebagai panpel pertandingan, lanjut Teguh, pihaknya telah mencoba memberikan pengertian agar tak mengeluarkan yel-yel yang menghina klub atau kelompok suporter lain. Himbauan tersebut telah disampaikan berulang kali kepada suporter melalui masing-masing pengurus.

Namun dalam laga kandang saat menjamu Persik Kediri, Jumat (19/11), yel-yel tersebut masih terdengar. Bahkan semakin kerap disuarakan jelang pertandingan berakhir. Dia berharap, dengan pemberian hadiah tersebut mampu memicu semangat para pengurus dua kelompok suporter saat ini, yakni Panser Biru dan Snex untuk membina anggotanya.

Teguh mengatakan, nyanyian atau yel-yel bernada rasis tersebut tetap berlanjut, bukan tidak mungkin PSIS akan mendapatkan sanksi. Bisa berupa denda uang, menggelar laga tanpa penonton hingga menjalani partai usiran. "Jika itu terjadi, tentu tim sendiri yang dirugikan. Kami berharap dalam laga besok antara saat menjamu PSIM, yel-yel tersebut tidak lagi terdengar," katanya.
(Hendra Setiawan, Dian Chandra/CN14. www.suaramerdeka.com)

19 November 2010

PSIS Libas Persik 2-1

Snexcyber : PSIS menuai hasil manis di laga perdananya. Kemarin (19/11) tim berjuluk Mahesa Jenar ini berhasil menghempaskan Persik Kediri 2-1 di Stadion Jatidiri Semarang.

Peter M. Kuoh menjadi bintang pada pertandingan tersebut, karena berhasil melesakkan dua gol kemenangan PSIS. Sedangkan Adrian Trinidad berhasil memperkecil selisih gol persik dengan membobol gawang Basuki menjelang laga usai.

Dua gol dari Kuoh mengantarkannya menjadi man of the match pada  pertandingan kemarin. Hal tersebut sangat berarti mengingat tekanan suporter atas kinerjanya selama uji coba.

Pertandingan yang disiarkan langsung Anteve ini berjalan cuku menarik. Dua tim yang sama-sama berambisi memenangi laga ini, terlihat begitu sengit. Pelatih Persik Jaya Hartono berulangkali nampak tegang di pertandingan tersebut.

Meriah
Suasana laga pembuka Liga Divisi Utama ini terlihat begitu meriah. Ribuan suporter yang telah lama merindukan PSIS bertanding nampak memadati stadion Jatidiri. Puluhan Persikmania  juga terlihat hadir di tribun barat. Sesusai laga mereka nampak berfoto-foto dengan para Snexer di areal parkir utara.


Selain itu kemeriahan juga tampak dari tamu-tamu yang hadir. Walikota Semarang Soemarmo serta tokoh-tokoh sepakbola Semarang seperti Johar Lin Eng dan Agung Setyo Nugroho terlihat dibangku VIP Jatidiri. Bahkan mantan pemain PSIS, Christiano Lopes dan pemain anyar Semarang United Roger Batoum juga menyempatkan diri untuk bisa menyaksikan laga akbar ini. (ribasan)

12 November 2010

PSIS tetap ingin berlatih di Jatidiri

Snexcyber : PSIS (Semarang) berharap dapat menggunakan Stadion Jatidiri Semarang untuk latihan rutin menjelang kompetisi Divisi Utama, November ini. Terkait pelarangan penggunaan lapangan Jatidiri untuk latihan, pihak PSIS akan melakukan pendekatan khusus kepada Pemprov Jateng sebagai pengelola stadion tersebut.

’’Mengenai pelarangan penggunaan latihan di Jatidiri saya belum tahu. Tapi larangan itu untuk menjaga lapangan agar tidak rusak. Tapi di satu sisi jika sering menggunakan lapangan Jatidiri, pemain lebih terbiasa dalam adaptasi,’’ kata Ketua Umum PSIS H Soemarmo HS, usai acara launching PSIS di Balaikota Semarang, Kamis (11/11) malam.

Soemarmo menambahkan, pihaknya akan melakukan pembicaraan lagi dengan pengelola Stadion Jatidiri yaitu Pemprov Jateng. Permohonan latihan diharapkan dapat kembali didapatkan oleh Imral Usman cs.’’Kami akan melakukan pendekatan khusus dengan Pemprov Jateng. Mungkin permohonan untuk mengajukan latihan PSIS di Stadion Jatidiri,’’ tambah walikota Semarang ini.

Sedangkan mengenai materi pemain PSIS yang sudah di-launching secara resmi, Soemarmo melihat semua pemain yang dimiliki skuad Mahesa Jenar berpengalaman. Hanya saja fisik pemain PSIS perlu lebih dioptimalkan dan dijaga dalam setiap pertandingan.’’ Secara materi mereka berpengalaman dan tinggal memadukan. Stamina harus lebih baik dan jangan sampai angin-anginan. Ini menjadi faktor utama yang harus dijaga oleh pemain,’’tambah Soemarmo.

Terobosan
Sementara itu, ketika ditanya untuk target PSIS pada putaran pertama di Divisi Utama, pihaknya tidak berandai- andai dan tidak mulukmuluk. Diharapkan untuk akhir putaran pertama Imral Usman cs dapat masuk lima besar di klasemen grup tengah.

Dengan finis di lima besar, perjuangan PSIS di putaran kedua akan tidak begitu sulit.’’Kalau bisa di putaran pertama masuk lima besar dulu. Jika berada di bawah lima besar dari 13 tim akan sangat berat perjuangan di putaran kedua. Tapi semua juga lihat situasi lagi dan tidak berandai-andai terlalu tinggi,’’urai Soemarmo.

Mengenai dana APBD bagi tim PSIS, Soemarmo tetap berharap manajemen dapat melakukan terobosan-terobosan selain menggantungkan dana APBD itu. Dia juga berharap pengusaha kota Semarang dapat membantu untuk perjuangan PSIS musim ini.’’Manajemen jangan hanya njagakke dana APBD saja.

Terobosan-terobosan juga dapat dilakukan. Pengusaha di kota Semarang diharapkan terketok hatinya untuk bantu PSIS. Selain itu manajemen harus pintar mengelola dana dan transparan mengenai dana APBD nanti,’’katanya.
Launching PSIS semalam berlangsung meriah. Selain hiburan musik dari band terkenal, semua pemain, jajaran manajemen baru juga diperkenalkan dalam acara tersebut. Tidak kalah penting lelang jersey PSIS dengan tiga warna yaitu biru, kuning, dan putih juga dilakukan pada launching tersebut. 


Untuk seragam Gustavo Chena dilelang Rp 2 juta, Kurnanda Rp 2 juta, dan seragam Imral Usman dilelang Rp 5 juta. Selanjutnya hasil lelang disumbangkan kepada panti asuhan dan korban bencana Gunung Merapi. jak/did-jie (wawasandigital.com)

Tim PSIS 2010/2011 Resmi Diluncurkan

Snexcyber : Launching tim PSIS di balaikota Semarang tadi malam berlangsung meriah. Ratusan suporter dari Snex dan Panser Biru nampak memadati lokasi launching. Dipandu oleh duet MC Betha dan Reza, acara ini berjalan semarak hingga pukul 21.30.
Acara yang dihadiri oleh ketua umum PSIS, Soemarmo ini menjadikan perkenalan pemain sebagai acara puncak. Imral Usman dan Gustavo Chena nampaknya mendapat tempat tersendiri di hati para suporter. Terbukti saat keduanya diperkenalkan apalaus dari suporter begitu meriah.

Bencana Merapi tak luput dari perhatian manajemen. Disela-sela acara launching diselenggarakan pula lelang kostum pemain milik Chena, Imral dan Kurnanda. Tercatat dari penjualan tersebut diperoleh dana sekitar 8 juta rupiah, yang akan disumbangkan bagi korban bencana Merapi. Acara ditutup oleh penampilan Unique Band yang malam itu tampak atraktif dengan lagu-lagu yang membakar semangat. Asisten manajer PSIS, Erwin Tunggal Setiawan mengaku senang dengan kesuksesan acara tadi malam.

Dari launching tadi malam, banyak sekali harapan yang dikemukakan oleh suporter. Perdana Menteri SnexCyber, Dycka mengatakan bahwa selepas launching ini permainan PSIS bisa meningkat, mengingat dalam beberapa kali ujicoba hasil yang diraih belum juga maksimal.

Senada, Ketua Umum Snex Edy Purwanto juga mengungkapkan harapannya mengenai skuad baru PSIS ini. Menurutnya tim PSIS 2010/2011 merupakan tim yang berpengalaman, maka sudah selayaknya berprestasi. Untuk bisa menilai baik tidaknya tim ini, dia baru bisa menentukan setelah beberapa kali pertandingan divisi utama nanti.

Lebih lanjut  anggota DPRD Semarang ini akan melakukan konsolidasi dengan korwil-korwil Snex untuk memberikan dukungan kepada PSIS. Laga perdana PSIS sendiri rencananya akan dilaksanakan pada Jumat, (19/11) melawan Persik Kediri di Jatidiri.

Skuad PSIS 2010/2011 : (12) Basuki S, (1) Dicky Fajar, (22) Agus Murod Alfaridzi, (3) Idrus Gunawan, (19) Hery Susilo, (17) Eko Pujianto, (4) Aris Indarto, (28) Ilham Asdat, (13) Modestus Indra S, (26) Aji Nurpijal, (27) Zoubirou Garba M, (16) Denny Rumba, (11) Adrian Mardiansyah, (23)  Satria Feri, (86) Hasan Basri Lohy, (25) Origenes Kambuaya, (5) Muhammad Yusuf, (24) Suwita Patha Aprila, (18) Deddy Iswanto, (7) Prananda Aditya, (10) Gustavo Chena, (6) Kurnanda Fajar, (9) Indriyanto Setyo A.N, (20) eter M. Kuoh, (31) Tri Setyo Nugroho, (32) Yudha Prasetya, (8) Imral Usman (C). (ribasan)