Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

31 Agustus 2008

Renungan Snexer (1) : Marhaban Ya Ramadhan

Halo sobat.. dan Snexer semua..
Salam Rewo-rewo...

Tak terasa bulan yang dinanti dan dicinta telah datang, bulan Ramadhan namanya.. , di mana seluruh umat muslim di dunia menunaikan rukun Islam yang ke tiga. Abu Hurairah ra : Sabda Rasul : Puasa adalah perisai atau benteng yang paling kuat untuk mencegah dirimu dari api neraka (al hadits). So bagi yang mengaku orang yang beriman wajib hukumnya untuk menjalankan puasa selama satu bulan penuh.

Sobat dan Snexer semua, dimanapun anda berada...
tak layak dan tak pantas untuk berteriak “sayalah yang terbaik”, karena menurut Rasulullah kita semua di mata Allah SWT adalah sama. Snex, atau Bonex, Thejak.. atau Viking, Pasoepati.. Arema, Slemania, dan lain-lain dimata Allah adalah sama, yang membedakan hanyalah AMAL DAN PERBUATAN kita di dunia. Kita hanyalah seorang musafir yang berjalan dan mampir untuk minum.. menuju suatu tempat yang kekal dan abadi. Allahu Akbar..

Sobat ....
Masih ingat saya salah satu lirik dari Gank Cobra dengan judul Jaman Wis Akhir..


Jaman wis Akhir, Jaman Wis Akhir
Bumine Goyang
Jaman wis Akhir, Jaman Wis Akhir
Bumine Goyang
Akale Njungkir, Akale Njungkir, Pikirane Nglambrang
Wolak-walike jaman sa'iki, Banyak Orang Gila, dianggap
Kyai.
Semakin Gila, semakin menjadi
Bertambah mini, Jarene Seni.
Semakin aneh, ulah manusia, banyak jalan terang, milih
jalan sunyi
Dunia Nyata, malah nggak peduli, malah do' mikir dunia
Memedi.


Di atas adalah lirik yang sangat pedas, mengkritik umat manusia. Banyak orang yang lupa bahwa hidup ini adalah fana,, tidak kekal. Uang telah memperbudak manusia, sehingga hati nurani mati, yang dipakai adalah nafsu. Sadarlah para koruptor, sadarlah para penjahat-penjahat kelamin, sadarlah sing doyan minum.

Momentum ramadhan, harus dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk lebih dekat dengan Allah SWT. Rasulullah mengatakan banyak orang yang berpuasa tetapi yang didapat hanyalah rasa lapar saja. Marilah kawan-kawan suporter terutama diri saya pribadi untuk melakukan hal-hal yang menambah nilai puasa kita.

Selamat berpuasa sobat dan Snexer semua.... (MN)

SKUAD PSIS SEMARANG 08/09

No NAMA PEMAIN POSISI Jersey KET.
1 Agus Murod Alfarizi Kiper 22
2 Basuki Setiabudi Kiper 12
3 Zaki Al Hadad Kiper 40
4 Idrus Gunawan Belakang 3
5 Ilham Asdat Belakang 6 Putus Kontrak
6 Denny Rumba Belakang 16
7 Gunawan Dwi Cahyono Belakang 13
8 Heri Susilo Belakang 19
9 Hendro Bawono Belakang 5 Putus Kontrak
10 Sapto Belakang 18
11 Edson Leonardo Belakang 29 Putus Kontrak
12 Umar Thalem Belakang
Putus Kontrak
13 Aulia Tri Hartanto Belakang
Masuk Ronde 2
14 Firman Basuki Belakang
Masuk Ronde 2
15 Aaron Nguimbat Belakang 55 BATAL
16 Sukamto Tengah 23 Putus Kontrak
17 Prananda Aditya Tengah 17
18 Ahmad Zaini Tengah 8
19 Yulianto Tengah 28
20 Alex Daniel Cabrera Tengah 10 Putus Kontrak
21 Didik Darmadi Tengah 27 Putus Kontrak
22 Bangun Permana Tengah 24
23 Anwarudin Tengah 25 Putus Kontrak
24 Basile Onambele Tengah 30 Captain
25 Jimmy Mark Tengah
Masuk Ronde 2
26 Hendro Siswanto Tengah
Masuk Ronde 2
27 Abdel Aziz Dnibi Tengah 75 Masuk Ronde 2
28 Easiah Pello Benson Tengah
BATAL
29 Marthen Tao Tengah
BATAL
30 Gaston Castano Depan 7 Putus Kontrak
31 Salomon Bengondo Depan 88 Putus Kontrak
32 Sumaryanto Depan 9 Putus Kontrak
33 Ferry Ariawan Depan 31
34 Johan Yoga Pratama Depan
Masuk Ronde 2
35 Nnengue Bienveno Depan
Masuk Ronde 2



36. M YUSUF (DEPAN)
37. BERTHA YUWANA (TENGAH)
38. ANTONIO ADRIANO TELLES JUNIOR (DEPAN)
39. ANDERSON ALEXANDRO FERREIRA DOS SANTOS (BELAKANG)
40. RESTU KARTIKO (BELAKANG)
41. VALENTINO TELAUBUNNAMA (BELAKANG)

24 Agustus 2008

Semarang Extreme yang Miskin Kreasi




Mendengar judul di atas bagi siapapun yang merasa dirinya Snexer pasti akan merasa miris, bingung, dan bertanya-tanya. Hal tersebut dapat di maklumi karena kita pasti sudah tidak meragukan lagi loyalitas SNEX dalam mendukung PSIS kemanapun berada pasti kita selalu ada walau harus mendaki gunung tertinggi atau bahkan menyebrangi lautan sekalipun kita pasti akan lakukan demi sang Mahesa Jenar.

Dalam blog ini pun pernah ada tulisan MENUNGGU ORKESTRA DI JATIDIRI yang diyakini kekuatannya mampu menandingi gempa berkekuatan dasyat. memang kita tidak memungkiri hal tersebut tapi bagi kawan-kawan yang pernah datang ke Jatidiri pasti dapat menilai sendiri lebih atraktif mana SNEX dengan PANSER ???

Gemuruh dari Jatidiri itu hanya terjadi kalau gol saja dan berlangsung paling lama 5 menit selebihnya??? Bagaikan nonton wayang atau nonton film BF diam seribu basa!!!
Kita harusnya malu bagaimanapun suporter sekarang dinilai lewat aksi, kreasi, santun dan dapat menerima perbedaan.bukan dengan gaya arogan dan anarkis tetapi buat SNEX apa yang terjadi ?? masih banyak para Snexer yang berlaku demikian bahkan kejadian di Kediri (27/7) tercatat hanya 30 orang yang membeli tiket sisanya memaksakan diri bagaimanapun caranya agar bisa masuk kedalam stadion, tentu saja rencana tour yang digadang-gadang jauh-jauh hari pun urung terlaksana. Dan lagi-lagi Bos Edy selaku Ketua dan Pengurus lainya kerepotan melakukan lobi ke PANPEL hal tersebut pasti membuat malu SNEX dimata Persikmania apabila hal tersebut tidak dihentikan maka SNEX akan di cap BONEK kedua padahal BONEK sendiri sudah mulai berangsur-angsur meninggalkan cara tersebut menjadi lebih santun. Bagaikan gelandangan para Snexer ngrembol atau numpang truk sampai puluhan kali untuk bisa pulang ke Semarang.

dok. snex metropolis

Mereka bukannya tak punya uang untuk membeli tiket hal tersebut tercatat banyak yang bisa makan enak membeli oleh-oleh bahkan membuang duit untuk hal yang konyol seperti potong rambut lah, pijat, karaoke dsb.


Bagi para pengurus atau Snexer lainnya janganlah terlalu naïf berharap SNEX bisa menjadi besar seperti Aremania, Jakmania, Slemania, Pasoepati dsb padahal secara fasilitas, letak geografis kota Semarang sangat strategis dan menguntungkan jalur kereta yang rame 24 jam begitu pula dengan transportasi lainnya. Bandingkan dengan Malang yang stasiunnya sudah tutup pada pukul 19.00 tetapi mereka bisa lebih santun.

Kembali ke masalah di dalam stadion Jatidiri sendiri Snexer yang mau bernyanyi hanya itu-itu saja mungkin tidak lebih dari 100 orang lihat sendiri di tribun utara yang di klaim sebagai kerajaan SNEX dengan tidak kurang 4000 orang yang memakai kaos SNEX dan merasa Snexer yang berada disana. Ketika sesekali diajak bernyanyi pasti banyak teriakan linguh-lingguh (duduk-duduk) ironis sekali bukan!!! Harusnya kalian penonton sadar terlepas Snexer atau bukan ketika sudah memilih duduk di tribun utara siap menjadi pendukung PSIS memberikan semangat dengan bernyanyi dan beratraksi bukan hanya pengen nonton!!! Kalau hanya diam nonton aja di rumah toh setiap partai PSIS hampir selalu disiarkan di TV ingat PSIS butuh dukungan bernyanyi dan beratraksi sebagai bukti anda Wong Semarang dan cinta PSIS kalau hanya mau menonton pindah saja ke timur toh Cuma terpaut 5 ribu tiketnya atau tribun selatan samping Panser juga masih cukup luas.atau apabila kalian datang ke stadion dan memilih tribun utara kalau hanya diam jangan pakai kaos biru apalagi ada tulisan SNEX atau PSIS pakailah kaos merah dengan tulisan PERSIJAP atau JETMAN ngerti !!!!


dok. snex metropolis

Sebagai contoh kesadaran tersebut kita bisa mencontoh Pasoepati banyak para Pasoepati ketika ingin menonton mereka membeli tiket sebelah timur tetapi ketika hanya punya uang cukup membeli tiket selatan mereka pun bernyanyi dan beratraksi mendukug timnya all out selama 90 menit bahkan sebelum pertandingan mulai. Hal tersebut juga terjadi di hampir semua tempat dimana ada supporter besar bahkan Viking pun yang tercatat tidak pernah ngluruk pun juga jamak melakukan hal tersebut.

Kalau hal tersebut terus terjadi kapan SNEX akan besar??? Apabila disiarkan di TV tentu ANTV lebih memilih menyorot PANSER daripada SNEX. SNEX boleh lebih militan, penjualan kaos pun menurut pedagang lebih mudah menjual kaos SNEX daripada Panser, anggapan orang pun SNEX sekarang lebih menguasai Semarang tapi untuk kreasi jangankan untuk bersaing dengan Panser. Rasanya dalam hal ini SNEX seolah-olah tidak pantas mendukung PSIS menurut hemat saya SNEX lebih pantas mendukung PERSIKAS Kab Semarang dengan kelakuan seperti itu. Hal tersebut diperparah dengan ulah dari PP dan KORLAP yang bukannya ikut memberi contoh Snexer yang lain malah masuk telat dan hanya duduk-duduk saja, jadi bagi PP dan KORLAP hanya ingin nonton gratis PSIS to', motivasi anda mau menjadi PP dan KORLAP !!! Ingat !! PSIS butuh di dukung bukan sekedar di tonton paham !!!

Keadaan yang ibaratnya bagaikan kanker stadium 4 sudah lama terjadi di SNEX warisan dari Pengurus lama yang tidak selesai-selasai menjadi PR pengurus sekarang untuk membesarkan SNEX tetapi apabila kejadiannya seperti ini siapapun dia sampai berapakali pun kepengurusan SNEX berganti maka janganlah bermimpi SNEX menjadi besar seperti yang lainnya. Mungkin hanya sebatas inilah besar yang maksimal untuk SNEX hanya ingin nonton tanpa mendukung bagaikan nonton wayang. Ingat !!! ini stadion Bung... bukan gedung kesenian di seluruh penjuru dunia yang namanya stadion selalu hingar-bingar ketika team tuan rumah bertanding bukan seperti kuburan. Padahal ketika ngeluruk mereka seakan-akan malu pada team tuan rumah dan mau nyanyi dan beratraksi berapapun jumlahnya kemana malu kalian ketika ada di Jatidiri yang notabene kerajaan SNEX !!! kenapa tidak pernah bisa bernyanyi selama pertandingan?? mana KORLAP dan PP kapan anda mau menjadi contoh bagi Snexer yang lain?? apa gunanya anda? Ingin mendukung PSIS atau sekedar mencari keuntungan dari jabatan yang diemban.

Renungkanlah semua !!!

22 Agustus 2008

PSIS : Uji coba setiap Jumat

Menjelang laga melawan Persija (Jakarta), 7 September mendatang, skuad PSIS (Semarang) akan mengadakan pertandingan uji coba melawan tim lokal dari Semarang.

’’Kami memang memprogram setiap Jumat akan diadakan uji coba dengan tim lokal asal Semarang. Waktu jeda tiga minggu ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin,’’ kata Pelatih PSIS Ahmad Muhariah, Rabu (20/8).

Hanya saja untuk uji coba dipastikan baru terlaksana Jumat (29/8) depan. Sedangkan untuk Jumat (22/8) besok hanya melakukan game antarpemain. ’’Mungkin kesempatan uji coba hanya dapat dilakukan satu kali saja yaitu Jumat (29/8) mendatang,’’kata Muhariah.

Ditambahkan Muhariah, uji coba sangat penting bagi skuad Mahesa Jenar. Selain untuk melihat perkembangan pemain selama melakukan latihan dalam beberapa hari. Pihaknya akan mencoba menurunkan pemain cadangan.

’’Selain untuk persiapan melawan Persija, sparring partner untuk mencoba pemain-pemain yang belum pernah diturunkan,’’tambah playmaker era 80-an ini.


Tidak hanya itu, pihaknya juga akan mengamati lebih detil ketajaman pemain depannya untuk menjebol gawang lawan. Seperti diketahui, hingga lima laga yang telah dilakoni skuad Mahesa Jenar, lini depan masih belum optimal dan kesulitan mencetak gol.

’’Selama ini insting mencetak gol pemain tidak begitu kuat. Dalam uji coba nanti akan diasah agar lebih optimal dan percaya diri,’’beber Muhariah.

Saat melawan Persija, dipastikan kapten tim Idrus Gunawan absen. Akumulasi dua kartu kuning memaksa pemain ini untuk sementara harus duduk di bangku cadangan. ’’Idrus Gunawan tidak dapat turun. Kami sudah mempersiapkan Gunawan dan Hendro Bawono untuk menggantikan posisi Idrus,’’kata Muhariah.

Hanya saja Muhariah melihat kondisi fisik mereka masih kurang maksimal dan cenderung mengalami penurunan. Untuk itu pihaknya berharap selama persiapan hingga menjelang lawan tim berjuluk Macan Kemayoran, mereka mencapai kondisi fisik maksimal dan sesuai harapan.

’’Kami akan memberikan tambahan porsi latihan fisik dan teknik kepada mereka. Ini sangat penting untuk mengantisipasi lini depan Persija yang mempunyai kecepatan,’’ imbuhnya.

Beberapa hari latihan yang dilakukan selama ini, mereka sudah menambah sendiri porsi latihan. Tidak hanya Gunawan dan Hendro Bawono, beberapa pemain seperti Johan, Gaston, Anwarudin, dan Bangun Permana juga melakukan hal yang sama.

’’Kami berharap seperti ini. Mereka menambah sendiri porsi latihan. Ini sangat penting untuk memaksimalkan baik fisik maupun teknik,’’pungkas Muhariah. (wawasan)